Salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Melayu adalah ragam peralatan masak tradisional yang masih digunakan hingga saat ini. Peralatan-peralatan ini tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, tetapi juga merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu.
Menurut Bapak Ahmad, seorang ahli warisan budaya Melayu, “Ragam peralatan masak tradisional Melayu merupakan warisan nenek moyang yang harus dijaga keberlangsungannya. Penggunaan peralatan tradisional ini tidak hanya untuk memasak, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan kebersahajaan dalam kehidupan sehari-hari.”
Salah satu contoh peralatan masak tradisional Melayu yang masih digunakan adalah lesung batu. Lesung batu merupakan alat penggilingan yang terbuat dari batu besar yang digunakan untuk menggiling rempah-rempah atau bahan makanan lainnya. Penggunaan lesung batu tidak hanya memberikan hasil yang lebih halus, tetapi juga memberikan aroma dan rasa yang autentik pada masakan.
Selain itu, kawat berulir juga merupakan peralatan masak tradisional Melayu yang masih digunakan hingga saat ini. Kawat berulir digunakan untuk menggantungkan peralatan masak seperti wajan atau penggorengan agar tidak bersentuhan langsung dengan api. Penggunaan kawat berulir juga membantu dalam pengaturan suhu saat memasak, sehingga masakan bisa matang secara merata.
Menurut Ibu Siti, seorang ibu rumah tangga di Kampung Melayu, “Saya lebih nyaman menggunakan peralatan masak tradisional Melayu seperti lesung batu dan kawat berulir karena hasil masakannya lebih enak dan alami. Selain itu, penggunaan peralatan tradisional juga membuat saya merasa terhubung dengan akar budaya nenek moyang.”
Dengan semakin langkanya penggunaan peralatan masak tradisional Melayu, penting bagi kita untuk melestarikannya agar generasi mendatang tetap bisa merasakan keindahan dan keaslian dalam memasak. Sebagai masyarakat Melayu, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mempromosikan keberlangsungan penggunaan ragam peralatan masak tradisional yang masih digunakan hingga saat ini.